Cannabis Culture!

Lihat sekeliling. Berapa banyak anak SMP sampai anak kuliah yang menghisap ganja? Jangan gunakan perasaan nasionalis yang cenderung membutakan karena tidak menerima fakta bahwa banyak anak bangsa yang sangat american-minded. Jawabannya: banyak sekali penghisap ganja terutama mereka yang berasal dari kota besar!

Paris Smoking Weed!

Setelah dibombardir seminar anti-narkoba dan hukuman penjara 7 tahun untuk selinting ganja saja, apakah jumlah penghisap ganja berkurang? Tidak sama sekali. Kenapa?

- Ganja vs alkohol

Banyak yang berpendapat bahwa aneh sekali jika alkohol legal sedangkan ganja dilarang. Dari segi short-term sampai long-term effect, alkohol jelas lebih berbahaya. Dari segi short-term, alkohol membuat kita lebih agresif sedangkan ganja membuat kita stoned dan santai. Dari segi long-term, dampak alkohol jelas lebih destruktif walaupun ganja juga bisa mengakibatkan brain-damage. Alasan yang make sense sebenarnya kan? Ga heran grup-grup “legalize cannabis” dimanapun selalu ramai pendukung, termasuk di Facebook.

- Ganja bukan ganja

Ganja ga bisa dipandang sebagai ganja semata. Orang ga takut hukuman polisi. Kalo takut, dari dulu udah ga ada pemakai ganja. Ganja adalah simbol gaya hidup. Ganja selalu diasosiasikan kepada kelompok orang yang dipandang “keren”. Kenapa bisa gitu? Sebagian besar selebriti Amerika memang penghisap ganja dan mereka menerima publisitas yang sangat besar. Publisitas inilah yang oleh sebagian besar orang “dangkal” dipandang keren.

So, gimana memperbaiki keadaan?

I won’t come if you invite me to anti-war campaign, but I’ll come if you invite me to peace campaign.” – Mother Teresa

Apa arti dibalik quote ini? Fokuslah pada tujuan, bukan masalah. Kalo kita mau masyarakat yang bersih, buatlah “bersih” menjadi sesuatu yang keren dan dipandang tinggi. Tentu bukan dengan kata-kata “bersih itu beriman” karena kata-kata itu jelas ga keren sama sekali.

Sebelum terkena kasus yang belum terbukti, semua orang memandang Sri Mulyani keren. Gimana kalo ada banyak orang kayak dia? Lima sampai sepuluh tahun lalu, semua orang memandang Ahmad Dhani keren dengan ketegasan dan anti-narkoba. Gimana kalo ada banyak orang kayak dia? Saat ini, semua orang memandang Agnes Monica keren dengan kepintaran, ambisi, dan anti-narkoba. Gimana kalo ada banyak orang kayak dia?

Bukankah tujuan akan lebih mudah dicapai jika kita fokus padanya? Fokuslah pada tujuan menciptakan masyarakat yang bersih, bukan pada masalah banyaknya penghisap ganja.

39 Responses to “Cannabis Culture!”

  • lindaleenk says:

    :& yang jelas ga suka semuanya :&
    tapi moral orang sekarang ya gitu deh :| *nglirik yang ugal2an di jalan raya*

  • Apa yg salah dgn Ganja? Dalam kitab Perjanjian Lama: Mazmur 104:14 dituliskan – “He causeth the grass to grow for the cattle, and herb for the service of man.”

    IMHO: Menurut saya Ganja memang seharusnya di legalisasi dgn aturan penggunaan yg ketat. Alasannya: Ganja bisa jd sumber pendapatan pemerintah melalui instrumen pajak. Drpd uangnya beredar kagak jelas yg nikmatin para oknum, mending di kelola secara baik, dan hasilnya bs dinikmati rakyat banyak.

    “Herb is the healing of a nation, alcohol is the destruction.”
    “When you smoke the herb, it reveals you to yourself.”
    Ni Kata Om Bob Marley…
    Piss, yoo maann…

  • venus says:

    Jadi sebenernya kamu nganggep ganja ini keren atu gak? Kamu di pihak mana sih, baby? :p

    Tapi nih ya.. Legal gak legal, aku gak pernah suka yg ini. Gak nemu apa enaknya. Ada tmn yg bilang ‘kalo abis nyimeng, kita jd lebih cerdas, nulis jadi lancar’. kok aku gak, ya? Dulu lumayan sering pake (ga suka tapi ya ngisep juga, haha..), tp jadi berasa bego dan lemot udahannya. Ga ada cerdas2nya sama sekali.

    Udahlah, sayang. Gak ada yg ngalahin cold beer mau gimana juga :D

  • Queen says:

    Jadi ganja seperti rokok gtu kali y. Rokok dan beer kan bsa mix n match jg, ahakshakshaks dikira baju kale ah :mrgreen:

  • Oom Yahya says:

    Saya punya teman yang mantan pengguna dan dia wanti-wanti kalau jangan sampai sekalipun nyoba barang laknat itu

  • galeshka says:

    setuplurk sama simbok, jadi ngeganja itu keren apa gak, menurut lo?

    lepas dari itu, buat gw sih tiap orang berhak koq ngelakukan apa yg dia suka, selama dia tahu dan siap dengan konsekuensinya. simple kan?

  • Bantal says:

    Hehe, ini ceritanya si elia kok belum selesai kayaknya. Terus gimana menyikapi peredaran ganja di Indo? :D

    Bukan cuma ganja kan, semua obat yang digunakan untuk kedokteran, kalau dipakai secara ilegal oleh masyarakat juga sama destruktifnya.

    Alkohol, ganja, dan bahkan rokok. Menurutku sih semua itu sama , kebodohan, dan merusak kesehatan diri sendiri. Kenapa dipakai apapun alasannya? (walau aku kadang merokok 1 batang disuatu ketika kalau nongkrong dengan teman :D )

    Penyadaran kepada masyarakat buat mengerti, menghargai dan mencintai diri sendiri itu yang penting. Ketergantungan kepada alkohol rokok dan narkoba = bodoh dan pengecut.

    Apa sih yang keren, menjadi budak dari suatu unsur kimia? Lihatlah pecandu narkoba yang gak make narkoba selama 3 hari sampe sakau… (kejet kejet kayak ulat digoreng). Keren kah mereka?

    Aku bukan aktifis, anti ini anti itu. Aku hanya orang yang tahu dan berusaha untuk menghargai hidup ini, hidup sehat, dan menikmati indahnya sinar matahari. *CIEHHH*

  • tary says:

    yang perlu kita kaji pelan-pelan adalah harus mulai membedakan nama antara cannabis dan hemp. sementara di indonesia penamaan masih general menggunakan kata “ganja”. sementara kata “ganja” sudah memiliki stigma yang buruk.

  • paul says:

    emang ganja dan narkoba harus dihentikan ,perusak bangsa

    salam kenal
    blogku:green tea

  • elia bintang. says:

    @lindaleenk sbnrnya mnrt gue ganja itu ga bahaya scr medis. tapi karena dilarang pemerintah, gue ga pake *ceritanya warga negara yg baik* :mrgreen:

    @andre gue setuju dengan alasan itu. tapi kalo ngambil dari alkitab, yesus juga suruh masyarakat itu taat sama pemerintah loh :mrgreen:

    @venus kalo km baca sekali lagi, aku sbnrnya ga pro atau kontra ganja loh.. cuma ngelempar topik aja :lol:

    @queen ganja yah beda doongg sama rokok haha.. rokok kan tembakau :lol:

    @oomyahya sbnrnya kalo ganja itu ga addictive sih, beda sama yg lain2nya :D

    @galeshka mnrt gue? keren atau ga keren itu ga karena kita ngelakuin suatu hal. hal2 yg kita lakuin itu dibilang keren jg ngga, dibilang norak jg ngga. kitalah yg bikin sesuatu itu keren atau ngga :mrgreen:

    @bantal nah emang itu yg gue maksud.. quote ibu teresa itu intinya kita ngalihin fokus ke tujuan yg mau kita raih. barusan lo bilang “penyadaran kpd masyarakat utk mengerti, menghargai, dan mencintai diri”, itulah yg harusnya dilakukan, bukannya seminar2 bahaya narkoba. ada pengaruhnya? ga ada.. kl hukuman sih memang harus ada sbg sanksi :D

    @tary jadi apa itu cannabis apa itu hemp, tar? :D

    @paul salam kenal juga! proses ke arah sana mungkin makan waktu ya bro :mrgreen:

  • bali guide says:

    ganja….temen2 dulu sering pake..ane nasehatin deh sekarang ..nggak pake lagi…..nggak ada untung nya lagi…….

  • sobatsehat says:

    betul kata bantal tuh, bagaimana menjauhkan indonesia dari ganja……jangan pernah coba….

  • ALRIS says:

    Pengedarnya dihukum tembak mati aja, pasti sedikit kapok. Kalo cuma hukum penjara doang gak jera tuh. Salam

  • melly says:

    wah ganja..aku lom pernah liat bentuk asli ganja maupun narkoba..hihi

  • lifeishappi says:

    saya sih setujunya kalo lingkungannya aja dulu dibersihin, sediain tong sampah yang bener, tempat pembuangan akhir yang bener, trotoar yang bersih, sungai yang bersih, pohon yang bersih eh salah–tanaman2 penghijauan, terapkan peraturan yang bener dan aparat yang jujur <—–(ini yang paling penting!). ;)

    mudah2an kalo BENER semuanya…malu kan kalo gk BERSIH sendirian? dan akhirnya semoga tercipta masyarakatnya yang bersih…aminnn…

    salam kenal ;)

  • an9el says:

    gx nge-play gk gaoool :D

    tulisan yg keren mba ..salam

  • zulhaq says:

    gw sukanya ngasap ajah…ngasapnya ngasap rokok ajah

    yup, fokus dan lebih fokus pada tujuan

  • tammi says:

    ditulis demi kepentingan script ya el?
    hehehe coba-coba nebak asal ;p
    well, emang sih selama ini orang selalu fokus untuk menyelesaikan permasalahan bukannya fokus pada tujuan.
    hahaha gue jadi tersadarkan akan sesuatu. permasalahan bukan berarti ujung dari penyelesaian, tujuanlah yang harus dikejar.
    :D

  • stey says:

    udah berenti dari make dua barang itu..tapi dulu kalo disuruh milih saya lebih suka ganja ketimbang alkohol..karena klo alkohol malah bikin rese..dan ganja bikin tidur..:))

  • DV says:

    Aku lebih menyukai ganja ketimbang alkohol.
    Alkohol itu kayak buldoser, semahal apapun pasti ‘pening’ tapi kalau ganja itu seperti sedan.. semurah apapun pasti ‘halus’ :)

    Sayang aku udah berenti merokok, tak tau bagaimana cara menikmati ganja selain lewat rokok lagi meski bbrapa waktu lalu ada teman menawariku blackforrest dengan ramuan daun ganja di dalamnya… dan aku tak menyantapnya..

    Kamu percaya? Hahaha!

  • elia bintang. says:

    @baliguide saya juga udah ga pake lagi :D

    @sobatsehat gimana untuk yg udah terlanjur nyoba? banyak solusi yg ga berhasil karena ga pas :mrgreen:

    @alris kasian dong kalo karena selinting ganja sampe ditembak mati.. bisa dimusuhin dunia internasional juga nanti indonesia :D

    @melly jangan sampe liat kl gitu.. menggiurkan soalnya :mrgreen:

    @lifeishappi saya juga setuju sama pendekatan itu! memang pasti ga mungkin 100% bersih dari narkoba.. tapi setidaknya mengurangi. bersih 100% itu kan jg ga mungkin.. selalu ada asap bersama api :mrgreen:

    @angel haduh saya ini laki2 loh :lol:

    @zulhaq ngerokok itu makruh loh zul.. huehe. fokus pada tujuan! :mrgreen:

    @tammi bener tam! kalo kata pelatih badminton cina “tajamkan kekuatan, abaikan kelemahan”. filosofi yg gue pake dalam hidup :D

    @stey efeknya juga lebih bahaya alkohol. sbnrnya gue jg ga ngerti knp alkohol legal dan ganja ilegal.. sama kyk ga ngerti knp sekarang lampu motor harus nyala siang2. malah nyilauin mata dan yg terpenting: ga eco-friendly :mrgreen:

    @dv wah keren tuh analoginya: buldoser dan sedan! haha.. oiya kl saya yg dikasih blackforrest ganja itu sih pasti udah saya lahap dengan semangat! :lol:

  • sudah banyak sekali contoh efek negatif dari barang ini, jadi rasanya ndak perlu saya ikut mencobanya untuk sekedar label keren, krn keren itu ada dalam diri kita masuing-masing, hahahaha….

  • dewira says:

    Hai, boleh komen kan? :)

    Jika melihat simbol rasta di baju atau jaket yang desertai tulisan2 pro rasta itu kok saya miris ya? Kesannya itu kampenye ganja menurut saya.

    Apakah ada hubungannya antara peningkatan pemakai ganja dengan simbol2 ini?

  • zee says:

    Keren nih postingannya.
    Saya setuju bahwa seharusnya yg penting adalah fokus pada tujuan, bukan masalah. But sometimes, masalah jg perlu ada krn setiap masalah akan ada jalan keluar, dan jalan keluar mungkin (mungkin lho) bisa memuluskan tujuan itu.
    Hmm… saya ga merokok, tp pernah melinting ganja utk teman saya yg kebetulan losing one arm.. saya jg pernah campurin ganja utk masakan saya wkt saya buat kafe tenda dulu hahaha… but ga banyak2 krn ga pengen pelanggan pulang dgn tampang fly & senyum2 terus :D .

  • linaling says:

    fokus pada tujuan. setuju itu. ya…masalah larangan ganja dan alkohol itu, memang perlu sih. tapi saya bingung juga, penegak hukumnya juga masih banyak yang mabok2an kok.

  • Ria says:

    mmmm…aku tidak suka semuanya…hihihihihi
    tapi juga gak menjadkan orang yg suka musuh ya…tapi kalo ganja? no way deh! Bokap gw suka sama wine dan beer tapi itu juga kalo dia lagi di tengah laut, soalnya katanya bagus banget untuk ngangetin tubuh…so if you think it’s gonna be usefull kenapa enggak yg penting jangan sampe addict :D

    ini pro atau kontra ya? hehehe binun :P

  • Juminten says:

    kebetulan aku punya adik yg masih ABG dan kekhawatiran aku terhadap pergaulan dan lingkungannya kayaknya udah melebihi kekhawatiran ortuku sendiri. secara aku tau banget pergaulan dan lingkungan anak jaman sekarang tuh kayak apa. susah memang memberi anak seumur gini pengertian. soalnya mereka jg sdg dlm proses pencarian jati diri. *hayah… kayak aku ga lg nyari jati diri aja* :) )

  • Hariez says:

    masalah yang sangat komplex sob…terkadang ga bisa dipungkiri seberapa besar usaha kita, malah lebih besar lagi upaya BD (bandar red) membombardir ‘pasar’ remaja tanggung yang notabene sering disebut ABG. Lantas apa yang bisa diperbuat mereka yang berwenang ? “selagi setoran gampang biarin aja” tragis kan ?

    so gue sendiri sangat setuju jika fokus pada tujuan seperti ingin ‘membersihkan’ lingkungan dari hal demikian :D

    selamat malam & selamat beristirahat sob..

    -salam-

  • Dulu sih jaman saya kuliah tiap nongrong pasti ada yang namanya departemen “kesehatan”, departemen “pengairan” dan departemen “penghijauan”. Semuanya dianggap jauh dari kejahatan dan keburukan karena sudah dijadikan bagian dari gaya dhiup.

  • temen gue pernah nanya :”Menurut lo ganja haram ga, le?”
    Gue jawab nggak.
    soalnya ganja ga addictive, berasal dari tumbuh2an, beda ama beberapa jenis narkoba yang jelas merupakan zat2 kimia.
    beda jg ama alkohol, yang jelas2 memiliki efek jangka panjang.

    soal ada yg kecanduan ganja, apa bedanya sama orang yg kecanduan kopi? kecanduan coklat?

    ga usah bangga krn ngeganja, ada org2 yg ngerokok cuma buat keren2an jg kan? bangga krn ngerokok, bangga krn suka minum alkohol…

    nah, gue setuju tuh, mendingan fokus pada menciptakan masyarakat yg bersih, bukan memberangus pemakainya. tp klo ganja sih harusnya dilegalin aja, seperti yg di amsterdam. legal tp teratur, nggak bebas. disini ganja ilegal, tp kenyataannya bebas, anak SMP aja bisa beli ganja dgn mudah.

  • vany says:

    mnrt saia ganja ataupun alkohol sama2 gak bagus deh efeknya buat tubuh kita….
    walaupun kadang2 ganja jg bisa digunakan utk dunia medis…
    tapi, kyknya jaraaang bgt deh….
    lbh banyak negatifnya drpd positifnya……hehehe

    mari kita dukung GERAKAN ANTI GANJA :D

  • elia bintang. says:

    @clingakclingunk yap, keren itu kita yang nentuin bukan faktor2 eksternal! :D

    @dewira blh komen dong.. hehe. sbnrnya antara rastafari dan ganja itu ga ada hubungannya. rastafari itu aliran spiritual, ganja itu tanaman. tapi karena figur bob marley sebagai penganut rastafari sekaligus penghisap ganja, orang2 sering kecampur aduk. jadilah ada kesan kampanye terselubung, padahal sih ga ada hubungannya :mrgreen:

    @zee thanks yah! saya jadi pengen dimasakin pake ganja haha.. penanganan masalah mungkin cukup dengan sosialisasi sanksi aja yah. setelah masyarakat tau, udah cukup mnrt saya :D

    @linaling itu dia. double standard. mana bisa negakin hukum kl petugasnya juga sama aja :mrgreen:

    @ria haha.. iya memang tergantung kebutuhan. kyk obat anti-depressant itu kan sbnrnya dipake dokter utk pasien. tapi kl kita yg ga punya pengetahuan media dan ngegunain secara sembarangan, jadinya ngawur lah :mrgreen:

    @juminten haha.. memang kl lg abg itu rawan banget yah. adik saya juga lagi umur abg. blm tau mana yg baik mana yg ngga :mrgreen:

    @hariez iya kompleks. tapi memang pendekatan tujuan itu lebih baik sepertinya.. :mrgreen:

    @bukanfacebook nah itu lebih bagus lagi malah! cara ngebuat satu gagasan diterima yg paling efektif ya ngebuat gagasan itu sbg gaya hidup :D

    @macangadungan memang dari segi dampak, ganja itu sbnrnya ga bahaya. berhubung dilarang pemerintah, gue sih prefer utk taat aja. toh ganja bukan kebutuhan primer kan? sekunder atau tersier juga ngga.. bukan kebutuhan malah hehe :mrgreen:

    @vany haha.. saya netral aja deh. cuma nawarin solusi aja kl mau mengurangi peredaran ganja :lol:

  • fanz says:

    alhamdulillah sampe sekarang gue belom pernah make ganja :)
    kalo merokok sih dulu sering.. sekarang dah brenti.. ga da duit buat beli :lol:

  • alisyah says:

    Pada buku terjemahan berjudul ‘7 kebiasaan remaja paling efektif’, kebiasaan kedua adalah memulai sesuatu dari akhir. Artinya kita harus berfokus pada tujuan akhir. Dengan mengingat tujuan akhir, yang artinya juga kita menyusun rencana dan aksi menuju rencana tersebut.

    Saya suka potongan kalimat: “Fokus pada tujuan, bukan masalah”. Nice article.

  • tuteh says:

    Iya kalo nggak fokus ya nggak selesai2… coba ya ganja dihalalkan, pasti banyak yang jauhi :P

  • wah, jangan2 dech saya ampek pake barang yang begituan. nggak ada manfaatnya. malah merusak badan…………..

  • oelil says:

    ganja dan kesehatan sebenernya deket kalo di gunakan semestinya…bukan berarti dilegalkan utk masyrkt luas loh

  • iLLa says:

    quotesnya mother theresa itu juga pernah sayah dengar (eh, apa baca yak?) intinya kata “war” itu kan negatif, walopun ada kata “anti” yg mengikutinya. Padahal, tujuannya juga kedamaian atw “peace” ituh..
    Jadi lebih baik memang menggunakan kata positif, yg menggambarkan tujuan akhir dari setiap kegiatan yg dilakukan, bukan malah terjebak pada hal2 lain -yang cenderung tidak penting- untuk menuju kesana. Toh ada banyak cara kan yg bisa ditempuh..^^

  • Apa jadinya jika bangsa ini mempunyai kebiasaan dan kelakuan buruk ?

Leave a Reply

Laman ini adalah upaya penulis mempertemukan kata untuk menemukan makna. Artikel baru terbit setiap Senin. Lebih dari itu adalah iseng.

Terima kasih sudah berkunjung!

Recommendation

Desain blog ini dan blog Sonicflux (http://sonicfluxmusic.us) adalah karya JDCP, seorang sahabat yang selalu mampu menerjemahkan selera dan karakter saya dalam desain-desainnya.

Hubungi jdcp.online@gmail.com untuk membuktikannya.

Tweets