<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>elia&#124;bintang</title>
	<atom:link href="http://eliabintang.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://eliabintang.com</link>
	<description>wishlist #1: live as a rockstar, die as a legend!</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 10:07:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Keroncong(an)</title>
		<link>http://eliabintang.com/2010/07/28/keroncongan/</link>
		<comments>http://eliabintang.com/2010/07/28/keroncongan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 10:00:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elia bintang.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eliabintang.com/?p=444</guid>
		<description><![CDATA[Ceritanya, Jumat kemarin saya nonton diskusi dan pertunjukan keroncong di Obrolan Langsat. Gerimis berjatuhan dengan malas, membuat udara jadi adem; suasana paling pas untuk reriungan berkeroncong.

Dari mimbar, nada dan syair yang menggelitik dilantunkan Ages Dwiharso dan Komunitas Taman Suropati-nya. Rasanya, waktu bergulir begitu cepat. Kacang goreng saya pun tandas seketika.
Setelah dihibur dengan musik, acara berganti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ceritanya, Jumat kemarin saya <em>nonton</em> diskusi dan pertunjukan keroncong di <a href="http://obrolanlangsat.com/2010/07/22/keroncong-riwayatmu-kini/" target="_blank">Obrolan Langsat</a>. Gerimis berjatuhan dengan malas, membuat udara jadi adem; suasana paling pas untuk reriungan berkeroncong.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-445" title="keroncong" src="http://eliabintang.com/wp-content/uploads/keroncong-200x300.jpg" alt="keroncong" width="200" height="300" /></p>
<p>Dari mimbar, nada dan syair yang menggelitik dilantunkan Ages Dwiharso dan Komunitas Taman Suropati-nya. Rasanya, waktu bergulir begitu cepat. Kacang goreng saya pun tandas seketika.</p>
<p>Setelah dihibur dengan musik, acara berganti format menjadi diskusi. Ages Dwiharso (Komunitas Taman Suropati) dan Riza Arshad (Simak Dialog) mulai menyampaikan gagasan-gagasannya tentang musik secara umum dan keroncong secara khusus. <a href="http://ndorokakung.com" target="_blank">Ndoro Kakung</a> bertindak sebagai moderator.</p>
<p>Ada satu pernyataan Ages Dwiharso yang menarik perhatian saya: “Saya sudah berkomitmen untuk membuat keroncong ini tidak hilang. Harus tetap ada.”</p>
<p>Saya jadi <em>mikir</em>, daripada berjuang agar tidak hilang, kenapa tidak berjuang agar jadi besar? Upaya dan tenaga yang dikerahkan toh sama saja.</p>
<p>Akhirnya, saat hadirin dipersilakan bertanya, saya melontarkan pertanyaan sekaligus pernyataan, “Suatu jenis musik itu bisa besar karena dikelola dengan cara industri. Lihatlah band-band sekarang, <em>gak </em>semuanya bagus, kan? Tapi, karena mungkin personilnya ganteng dan cantik, lantas terkenal. Keroncong sendiri sempat membuat anak-anak muda terkesan saat Bondan Prakoso membawakannya. Bayangkan jika ada 5 Bondan di keroncong. Bukankah dampaknya akan lebih terasa?”</p>
<p>Saya berpikir dari segi efisiensi saja. Kalau upaya 50% menghasilkan 70%, kenapa memilih upaya 70% dan “cuma” menghasilkan 50%? Mas Ages kontan menjawab pertanyaan saya, “Nah, masalahnya adalah masyarakat sendiri belum <em>aware</em> terhadap keroncong. Jadi, mencari 5 Bondan itu sulit sekali. Kita sekarang ini yang penting menanamkan <em>awareness </em>dulu pada masyarakat, baru mencari Bondan-Bondan berikutnya.”</p>
<p>Saya setuju dan tidak. Masyarakat itu sudah <em>aware </em>terhadap keroncong, namun mulai berpaling ke musik lain. Logikanya begini: orang bisa berpaling karena sudah <em>aware</em>, bukan sebaliknya.</p>
<p>Masalah yang sebenarnya adalah <em>packaging</em>. Keroncong ala Bondan berhasil karena <em>image</em> dan <em>packaging </em>Bondan yang menarik—muda, <em>trendy</em>, peduli. Orang melihat keroncong yang berbeda yang ditawarkan Bondan. Keroncong yang mengikuti zaman. <em>Trendy</em>.</p>
<p>Jadi, lakukanlah dengan cara industri. Jangan berbicara dan berpakaian <em>jadul</em>. Buatlah <em>image </em>keroncong yang modern dan <em>youthful</em>. Memang bicara itu gampang dan praktek itu susah, dan seperti kata mas Ages, mencari 5 Bondan itu sulit.</p>
<p>Namun, satu-satunya jalan memang hanya itu: lakukan dengan cara industri—ciptakan yang <em>fresh</em>, bukan memperjuangkan yang usang.</p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F28%2Fkeroncongan%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F28%2Fkeroncongan%2F" height="61" width="51" /></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eliabintang.com/2010/07/28/keroncongan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Brandon: Saya Ingin Tampil di Depan Presiden SBY</title>
		<link>http://eliabintang.com/2010/07/26/brandon-saya-ingin-tampil-di-depan-presiden-sby/</link>
		<comments>http://eliabintang.com/2010/07/26/brandon-saya-ingin-tampil-di-depan-presiden-sby/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2010 09:39:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elia bintang.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eliabintang.com/?p=440</guid>
		<description><![CDATA[Biasanya, saya cuma nyalain TV untuk nonton bola dan The Simpsons. Entah ada angin apa, tumben-tumbenan semalam saya nyangkut di acara Indonesia Mencari Bakat, pas giliran kolaborasi Brandon, Fay, dan JP Millenix.

Jadilah saya menyaksikan talenta-talenta masa depan Indonesia ini. JP menghentak dengan permainan drumnya, yang langsung disusul Brandon dan Fay dengan tarian modernnya.
Sampai di sini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Biasanya, saya cuma <em>nyalain </em>TV untuk nonton bola dan <em>The Simpsons</em>. Entah ada angin apa, <em>tumben-tumbenan</em> semalam saya <em>nyangkut </em>di acara Indonesia Mencari Bakat, pas giliran kolaborasi Brandon, Fay, dan JP Millenix.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-441" title="anak indonesia" src="http://eliabintang.com/wp-content/uploads/indonesia-300x199.jpg" alt="anak indonesia" width="300" height="199" /></p>
<p>Jadilah saya menyaksikan talenta-talenta masa depan Indonesia ini. JP menghentak dengan permainan drumnya, yang langsung disusul Brandon dan Fay dengan tarian modernnya.</p>
<p>Sampai di sini semua masih tampak biasa. Saya tahu mereka memang mampu melakukan apa yang mereka pertunjukkan malam itu. Yang spesial justru saat mereka diberikan pertanyaan begini: <em>kalian ini cita-citanya ingin tampil di depan siapa?</em></p>
<p>Dan jawaban yang paling menggugah hati saya datang dari Brandon. “Saya ingin tampil di depan Presiden SBY.” <em>Wah</em>, boleh juga <em>nih</em> anak, batin saya. “Kenapa?” tanya Omesh.</p>
<p>“Karena nama acara ini, kan, Indonesia Mencari Bakat, jadi saya ingin Pak Presiden melihat.” Kata-kata tersebut ditutup dengan pernyataan JP: “Selamat Hari Anak. Stop kekerasan terhadap anak. Sukses buat anak-anak bangsa.”</p>
<p>Saya jadi ingat waktu dulu seumur mereka, saya hanya main layangan, main sepeda, lalu masuk <em>comberan</em>. Belum berani saya bermimpi setinggi itu. Satu-satunya hal yang bisa saya banggakan adalah memenangi Kontes Abang None se-kecamatan Tebet.</p>
<p>Kata-kata mereka kemarin mengingatkan saya pada frase terkenal “<em>Never underestimate the heart of a champion</em>”. Setiap hari saya bertemu orang dewasa, namun hati saya benar-benar tergugah justru ketika melihat mental pemenang yang terpancar dari anak-anak kecil ini.</p>
<p>Meskipun terlambat, saya ingin mengatakan sekali lagi, selamat hari anak! Stop kekerasan terhadap anak.</p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F26%2Fbrandon-saya-ingin-tampil-di-depan-presiden-sby%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F26%2Fbrandon-saya-ingin-tampil-di-depan-presiden-sby%2F" height="61" width="51" /></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eliabintang.com/2010/07/26/brandon-saya-ingin-tampil-di-depan-presiden-sby/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Idola Indonesia?</title>
		<link>http://eliabintang.com/2010/07/24/idola-indonesia/</link>
		<comments>http://eliabintang.com/2010/07/24/idola-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 18:46:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elia bintang.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musik]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-Serbi Masyarakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eliabintang.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Timeline saya selalu penuh dengan Indonesian Idol setiap Jumat malam. Acara ini, meski tak pernah berhasil mengorbitkan superstar, ternyata masih disambut dengan gempita oleh masyarakat. Lantas, di mana salahnya?

Semua orang setuju bahwa kualitas kontestan menurun setiap tahun. Menurut saya, khusus tahun ini, kualitasnya malah menukik tajam. Kebanyakan teman saya pun menonton hanya karena dua alasan: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Timeline</em> saya selalu penuh dengan Indonesian Idol setiap Jumat malam. Acara ini, meski tak pernah berhasil mengorbitkan <em>superstar</em>, ternyata masih disambut dengan gempita oleh masyarakat. Lantas, di mana salahnya?</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-436" title="microphone" src="http://eliabintang.com/wp-content/uploads/microphone-197x300.jpg" alt="microphone" width="197" height="300" /></p>
<p>Semua orang setuju bahwa kualitas kontestan menurun setiap tahun. Menurut saya, khusus tahun ini, kualitasnya malah menukik tajam. Kebanyakan teman saya pun menonton hanya karena dua alasan: 1. Agnes Monica, 2. Semua orang <em>nonton</em>.</p>
<p>Kesimpulan saya kira-kira begini: semua orang tahu bahwa kontes ini tak sanggup menelurkan bakat luar biasa, namun semua orang butuh dihibur setelah lelah bekerja seharian. Semua orang menyukai acaranya, bukan produk lanjutannya. Lalu, apa yang terjadi setelah acara berakhir?</p>
<p>Kontestan perlahan-lahan dilupakan, namun acaranya tetap dirindukan dan dinantikan. Kontestan kalah, industri menang. Kontes ini hanya butuh penyanyi yang tak jelek-jelek amat, <em>kok</em>. Setelah itu, kemaslah dengan drama dan haru. <em>Duaarr!</em> Acara laku keras, kontestan tak jelas nasibnya.</p>
<p><em>Ah, palingan abis ini tenggelam…</em></p>
<p>Itulah yang ada di benak saya dan anda. Jadi, untuk berhasil setelah <em>Indonesian Idol</em>, kontestan mutlak harus menanggalkan <em>brand Indonesian Idol </em>yang sudah terlanjur melekat. Tidak gampang.</p>
<p>Saya pribadi berpikir, tak ada praktik <em>personal branding </em>yang lebih bodoh dari melekatkan <em>brand </em>gagal pada diri sendiri. Ini dunia hiburan, bung. Dunia <em>image.</em></p>
<p>Bijaksanalah melangkah.</p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F24%2Fidola-indonesia%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F24%2Fidola-indonesia%2F" height="61" width="51" /></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eliabintang.com/2010/07/24/idola-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anomali</title>
		<link>http://eliabintang.com/2010/07/23/anomali/</link>
		<comments>http://eliabintang.com/2010/07/23/anomali/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 04:50:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elia bintang.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nongkrong]]></category>
		<category><![CDATA[Tulis-Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eliabintang.com/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[Now roasting. Itulah tulisan yang tertera di kain berukuran besar yang terpampang di depan kafe ini. Huruf-hurufnya berwarna putih, latar belakangnya coklat tua; cukup menarik hingga mampu menyedot orang-orang yang melintas untuk mencicipi kopi andalannya yang khas Indonesia.
Kakiku melangkah masuk. Tanganku menggenggam tangan kekasih. Sudah sejak berminggu-minggu yang lalu nama kedai kopi ini terngiang-ngiang di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Now roasting</em>. Itulah tulisan yang tertera di kain berukuran besar yang terpampang di depan kafe ini. Huruf-hurufnya berwarna putih, latar belakangnya coklat tua; cukup menarik hingga mampu menyedot orang-orang yang melintas untuk mencicipi kopi andalannya yang khas Indonesia.</p>
<p>Kakiku melangkah masuk. Tanganku menggenggam tangan <a href="http://venus-to-mars.com" target="_blank">kekasih</a>. Sudah sejak berminggu-minggu yang lalu nama kedai kopi ini terngiang-ngiang di kepala. Akhirnya kesampaian juga.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-432" title="karung goni" src="http://eliabintang.com/wp-content/uploads/karung-goni-300x224.jpg" alt="karung goni" width="300" height="224" /></p>
<p>Nyaman. Itulah kesan yang kutangkap saat memerhatikan interior ruangan. Dindingnya batu bata, perabotannya kayu, ornamennya karung goni yang ditaruh sedemikian rupa di sudut-sudut seolah dibiarkan terserak serampangan.</p>
<p><em>Anomali Coffee</em>, itulah nama kafe ini, dan di balkonnya kami duduk menikmati petang. Kekasihku menyesap kopi mandailing-nya. Aku menyedot—<em>okay</em>, ini standar khas orang konservatif, padahal aku tidak konservatif; hanya sedang malas <em>mikir</em>—<em>iced cappucino</em> yang sedikit pahit.</p>
<p>Orang-orang berseliweran sana-sini, kiri-kanan, depan-belakang; masing-masing memiliki mimpi dan cerita hidupnya sendiri-sendiri. Bicara cerita, naskahku yang berjudul “Anomali” pun sudah rampung sejak tanggal 15 bulan ini. Kini, ada dua opsi penting yang sedang kupertimbangkan: mencari penerbit atau <em>self-publish</em>.</p>
<p>Tentu saja aku tak hanya menimbang-nimbang secara pasif. Aku telah menyebar naskah itu ke beberapa penerbit, sekaligus memikirkan masak-masak tentang langkah yang harus kuambil jika <em>self-publish</em>.</p>
<p>Tanpa terasa, hari beranjak malam. Jalanan masih penuh sesak dengan kendaraan bermotor yang tanpa henti bersahut-sahutan klakson. Namun, apa boleh buat, waktu tak bisa diulur lagi. Kami bergegas pulang.</p>
<p>Karcis parkirnya hilang.</p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F23%2Fanomali%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F23%2Fanomali%2F" height="61" width="51" /></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eliabintang.com/2010/07/23/anomali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buyung Tattoo House</title>
		<link>http://eliabintang.com/2010/07/21/buyung-tattoo-house/</link>
		<comments>http://eliabintang.com/2010/07/21/buyung-tattoo-house/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 17:09:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elia bintang.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Serba-Serbi Masyarakat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eliabintang.com/?p=427</guid>
		<description><![CDATA[Tumben, siang itu jalanan tampak lengang. Tak ada kemacetan atau antrian menyemut di ruas mana pun. Saya ingat-ingat, ini hari Jumat, pukul 12.15. Oh, pantas&#8230; Orang-orang sedang shalat jumat.
Saya pun dapat menyetir dengan nyaman, tak harus bolak-balik lirik spion, injak kopling, oper gigi, dan seterusnya. Pacar saya duduk di jok sebelah. Di tangannya tergenggam secarik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tumben, siang itu jalanan tampak lengang. Tak ada kemacetan atau antrian menyemut di ruas mana pun. Saya ingat-ingat, ini hari Jumat, pukul 12.15. Oh, pantas&#8230; Orang-orang sedang shalat jumat.</p>
<p>Saya pun dapat menyetir dengan nyaman, tak harus bolak-balik lirik spion, injak kopling, oper gigi, dan seterusnya.<a href="http://venus-to-mars.com" target="_blank"> Pacar</a> saya duduk di jok sebelah. Di tangannya tergenggam secarik kertas bergambar matahari <em>tribal</em>. “Keren ya desainnya,” katanya.</p>
<p>Saya tersenyum. Mesin mobil berderum. Dua puluh menit kemudian, setelah menyusuri kawasan Gatot Subroto, Tendean, dan Kemang, kami tiba di <a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=35013864744&amp;ref=ts" target="_blank">rumah tato favorit saya</a>. “Halo, bang.”</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-428" title="Bang Buyung" src="http://eliabintang.com/wp-content/uploads/buy-299x256.jpg" alt="Bang Buyung" width="299" height="256" /></p>
<p>Pria berambut cepak itu sedang duduk berselonjor di ruang depan, tempatnya menggoreskan sebagian besar karyanya. “Oi&#8230; Masuk masuk,” balasnya. Namanya <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000856246090&amp;ref=ts" target="_blank">Buyung</a>. Orang Padang, tepatnya Sungai Limau.</p>
<p>Beberapa tahun silam, saya ke sini atas rekomendasi teman. “Salah satu yang terbaik,” kira-kira begitu yang dia bilang. Dan memang, setelah melihat hasil kerjanya, saya tak berpikir untuk dirajah <em>tattoo artist </em>lain.</p>
<p>Tanpa berlama-lama, ia mulai menorehkan kuas jarumnya di kanvas punggung saya. Hujan turun. Bunyi rintiknya mengiringi perih yang mendera kulit. Sesekali saya meringis. Ternyata ditato di punggung lebih sakit ketimbang di lengan.</p>
<p>Tepat 27 menit, tatkala hujan kian berderai, matahari telah berpijar di punggung saya. Sempurna. Persis yang saya inginkan. “Ayo, sayang, giliran kamu,” ujar saya sambil menggamit lengan kekasih.</p>
<p>Dan Bang Buyung kembali berkarya&#8230;</p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F21%2Fbuyung-tattoo-house%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F21%2Fbuyung-tattoo-house%2F" height="61" width="51" /></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eliabintang.com/2010/07/21/buyung-tattoo-house/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rekayasa Paul</title>
		<link>http://eliabintang.com/2010/07/16/rekayasa-paul/</link>
		<comments>http://eliabintang.com/2010/07/16/rekayasa-paul/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 04:21:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elia bintang.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eliabintang.com/?p=421</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin pagi, saya membolak-balik halaman Kompas untuk mengusir kantuk. Setangkup roti dan secangkir teh tarik tersaji di meja. Setelah lima menit “membaca”, mata saya nyangkut pada sebaris kalimat.

Paul si Gurita akan jadi tamu kehormatan Spanyol.
Kurang lebih begitulah tulisan yang saya baca. Saya jadi berpikir, apa benar seekor gurita bisa sesakti itu. Ramalannya akan partai-partai berat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemarin pagi, saya membolak-balik halaman <em>Kompas</em> untuk mengusir kantuk. Setangkup roti dan secangkir teh tarik tersaji di meja. Setelah lima menit “membaca”, mata saya <em>nyangkut</em> pada sebaris kalimat.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-422" title="Paul si Gurita" src="http://eliabintang.com/wp-content/uploads/0094-300x219.jpg" alt="Paul si Gurita" width="300" height="219" /></p>
<p><em>Paul si Gurita akan jadi tamu kehormatan Spanyol.</em></p>
<p>Kurang lebih begitulah tulisan yang saya baca. Saya jadi berpikir, apa benar seekor gurita bisa sesakti itu. Ramalannya akan partai-partai berat Piala Dunia tak satu pun meleset. Kok rasanya terlalu berlebihan, ya…</p>
<p>Jujur, logika saya tak termakan oleh pemberitaan itu. Yang terbersit di kepala saya hanya satu hal: akal-akalan bisnis. Skenario. Siasat untuk mengeruk uang sebanyak-banyaknya. Salah? Jelas tidak.</p>
<p>Bagaimana jika ada banyak otak di balik “terawangan” Paul? Otak yang tentu saja berukuran lebih besar dari otak Paul.</p>
<p>Ini adalah kerja tim yang beranggotakan kumpulan analis handal dan pemelihara Paul. Beberapa hari sebelum pertandingan berlangsung, para analis itu akan menganalisa kemungkinan pemenang berdasarkan sejarah, statistik, dan kondisi terkini tim.</p>
<p>Nah, bagaimana agar Paul memilih kotak yang ditempeli bendera negara yang diprediksi menang? Taruh saja makanan kesukaannya. Kotak satu lagi ditaruh makanan yang kurang ia suka. Gampang <em>lah </em>menyiasati <em>beginian.</em> Pemilik Paul pasti tahu.</p>
<p>Hap! Paul memilih makanan dalam kotak berbendera Spanyol.</p>
<p>Lantas, masa <em>sih </em>akurasinya bisa seratus persen? <em>Okay,</em> ada beberapa hal teknis yang saya gamit dari sana-sini, yang mungkin berperan dalam prediksi hasil. Ada dua konsep permainan yang umum diterapkan tim sepak bola, yaitu <em>possession football </em>dan bermain pragmatis (bertahan dan menyerang balik). Tim yang mengandalkan penguasaan bola biasanya melakukan <em>passing </em>di atas 400 kali per pertandingan, sedangkan tim pragmatis selalu di bawah 300. Tim yang tidak jelas (antara 300 dan 400) selalu tersisih di tahap awal.</p>
<p>Berdasarkan statistik ini saja calon pemenang sudah dapat diprediksi. Inggris kontra Jerman? Jelas Jerman. Inggris tak memiliki konsep jelas. Jika menemui pertandingan yang lebih sulit, pelajari statistik lain dengan lebih rinci.</p>
<p>Jadi, setidaknya menurut saya, Paul hanya gurita biasa. Tak ada yang magis.</p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F16%2Frekayasa-paul%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F16%2Frekayasa-paul%2F" height="61" width="51" /></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eliabintang.com/2010/07/16/rekayasa-paul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Musik 2.0!</title>
		<link>http://eliabintang.com/2010/07/12/musik-2-0/</link>
		<comments>http://eliabintang.com/2010/07/12/musik-2-0/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 11:07:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elia bintang.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogosphere]]></category>
		<category><![CDATA[Rock & Roll Star]]></category>
		<category><![CDATA[Young Blood]]></category>
		<category><![CDATA[evolving society]]></category>
		<category><![CDATA[obrolan santai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eliabintang.com/?p=415</guid>
		<description><![CDATA[Ini tweet saya menjelang Social Media Day beberapa minggu yang lalu:

Okay, siapa sih yang bisa mencegah invasi internet dalam kehidupan sehari-hari? Sejak mewabah di Indonesia sampai hari ini, internet tak pelak udah mengubah cara kita berinteraksi. Ya, kan&#8230;
Tweet saya di atas sebenernya cuma prediksi atas fenomena teknologi informasi teranyar ini. Banyak band meledak karena internet, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini <em>tweet </em>saya menjelang <em>Social Media Day</em> beberapa minggu yang lalu:</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-416" title="twit1" src="http://eliabintang.com/wp-content/uploads/twit1-300x195.jpg" alt="twit1" width="300" height="195" /></p>
<p><em>Okay</em>, siapa sih yang bisa mencegah invasi internet dalam kehidupan sehari-hari? Sejak mewabah di Indonesia sampai hari ini, internet tak pelak udah mengubah cara kita berinteraksi. Ya, kan&#8230;</p>
<p><em>Tweet </em>saya di atas sebenernya cuma prediksi atas fenomena teknologi informasi teranyar ini. Banyak band meledak karena internet, namun yang gaungnya paling kedengeran saat ini adalah Endah n&#8217; Rhesa. Bayangin, dengan <em>budget </em>terbatas dan sangat mengandalkan promosi <em>online</em>, mereka bisa jual 20 ribu keping CD!</p>
<p><em>What does it tell you?</em></p>
<p>Untuk saya, hal itu memperkuat indikasi bahwa peta persaingan di industri&#8211;apa pun itu&#8211; sedang bergolak. Berapa banyak raja-raja industri yang selama ini terkesan mapan malah bertumbangan? Jawabannya: banyak!</p>
<p>Tapi, kalo kita bicara internet, secara otomatis kita bicara infrastruktur yang menuntut pengembangan dan pengelolaan lebih serius dari pemerintah dan perusahaan telekomunikasi. Di luar negeri, sebutlah Amerika dan Eropa, hal ini bukan masalah. Internet mereka <em>kenceng gila</em>!</p>
<p>Beruntungnya, di sini mulai ada orang-orang yang melek inovasi dan kebutuhan yang mengikutinya. Pernah denger <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/3GPP_Long_Term_Evolution" target="_blank">LTE</a> (<em>Long Term Evolution)</em>? Saya sebenernya awam kok kalo masalah teknis. Tapi, berdasarkan demo yang saya lihat, inilah hasilnya:</p>
<p>Unduh 5 MB <em>audio </em>(MP3) cuma 1 detik</p>
<p>Unduh 750 MB video (dalam format apa pun) cuma sekitar 2,5  menit</p>
<p>Bayangin kalo semua ini udah terealisasi. Dengan <em>speed </em>ngebut gitu, rasanya jumlah 100 juta pengguna internet di Indonesia bukan mimpi semata. Siapa sih yang ga ngiler ngeliat fakta di atas&#8230;</p>
<p><em>It will change your life, isn&#8217;t it?</em></p>
<p>Klik di <a href="http://bit.ly/9i4Gc2" target="_blank">sini</a> untuk penjelasan teknisnya.</p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F12%2Fmusik-2-0%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F12%2Fmusik-2-0%2F" height="61" width="51" /></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eliabintang.com/2010/07/12/musik-2-0/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kamu. Matahariku.</title>
		<link>http://eliabintang.com/2010/07/05/kamu-matahariku/</link>
		<comments>http://eliabintang.com/2010/07/05/kamu-matahariku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jul 2010 07:56:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Venus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ideas & Ideals]]></category>
		<category><![CDATA[Rock & Roll Star]]></category>
		<category><![CDATA[luapan isi kepala]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eliabintang.com/?p=403</guid>
		<description><![CDATA[*Ditulis oleh Venus
I love you without knowing how, or when, or from where 
I love you straightforwardly, without complexities or pride 
so I love you because I know no other way&#8230;
~ Pablo Neruda ~
2 Juli 2010.
Berawal dari kekesalan akan satu hal yang tak perlulah saya ceritakan, saya putuskan untuk menghadiahi kekasih saya &#8211;yang hari itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin: 0.0px 0.0px 13.0px 0.0px;line-height: 19.0px;font: 13.0px Georgia">*Ditulis oleh <a href="http://venus-to-mars.com" target="_blank">Venus</a></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 13.0px 0.0px;line-height: 19.0px;font: 13.0px Georgia"><em>I love you without knowing how, or when, or from where </em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 13.0px 0.0px;line-height: 19.0px;font: 13.0px Georgia"><em>I love you straightforwardly, without complexities or pride </em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 13.0px 0.0px;line-height: 19.0px;font: 13.0px Georgia"><em>so I love you because I know no other way&#8230;</em></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 13.0px 0.0px;line-height: 19.0px;font: 13.0px Georgia"><strong>~ Pablo Neruda ~</strong></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 13.0px 0.0px;line-height: 19.0px;font: 13.0px Georgia"><em>2 Juli 2010.</em></p>
<p>Berawal dari kekesalan akan satu hal yang tak perlulah saya ceritakan, saya putuskan untuk menghadiahi <a href="http://eliabintang.com">kekasih saya</a> &#8211;yang hari itu berulangtaun&#8211; sesuatu yang, mudah-mudahan, akan kekal: sebuah <em>tattoo</em>. Tanpa terlalu banyak pertimbangan, dan tanpa terlebih dulu minta persetujuan dari yang berkepentingan, saya membuat janji dengan dengan Bang Buyung, <em>tattoo artist</em> langganan, sambil harap-harap cemas karena saya gak yakin Elia akan menyukai ide aneh yang datangnya juga tiba-tiba ini.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-410" title="matahariku" src="http://eliabintang.com/wp-content/uploads/a-300x225.jpg" alt="matahariku" width="300" height="225" /></p>
<p>Dari beberapa desain yang terpikir, saya akhirnya memilih gambar matahari, yang sejak hari itu dan selamanya akan menghiasi kulit punggungnya, kecuali dia memutuskan untuk menghapus gambar itu untuk satu alasan kuat satu saat nanti.</p>
<p><em>Tapi kenapa matahari?</em></p>
<p>Sederhana saja. Matahari, setau saya matahari adalah bintang yang paling dekat posisinya dengan bumi. Dengan jarak rata-rata 93.026.724 mil (setara dengan 149.680.000<a title="Kilometer" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kilometer"> </a>kilometer), matahari adalah sumber kehidupan. Ia menjaga bumi tetap hangat, memungkinkan udara dan air bersikulasi, tumbuhan berfotosintesis, mengatur pertukaran siang dan malam.</p>
<p>Matahari adalah kehidupan itu sendiri. Ia fana dan akan mati meski kita ingin menganggapnya abadi. Seperti semua yang ada dan hidup, bahkan sesuatu segarang matahari pun bisa mati.</p>
<p>Barangkali terlalu jauh dan berlebihan jika saya menganalogikan hubungan kami &#8211;saya dan Elia&#8211; seperti matahari. Tapi memang begitulah saya melihatnya.</p>
<p>Satu hal lagi. Elia adalah bintang buat saya, adalah matahari yang membuat saya percaya bahwa hidup harus terus berputar setelah segala kegetiran yang saya lewati. Tak satu pun dari kami yang tau sampai kapan kami akan bertahan, dan tanpa janji apa-apa kami menjalani hidup dan cinta kami. Hari demi hari. Detik demi detik. Ia membuat saya mengerti bahwa saya tak boleh takut dan kuatir akan apa pun, bahwa esok akan menuliskan kisahnya sendiri, dan itu sungguh di luar kuasa kami berdua. Tugas kami hanyalah menjalani yang tersurat. Sisanya, biarkan ia tetap menjadi rahasia semesta.</p>
<p><em>And you, sweet thing&#8230;hope you like your birthday gift.</em></p>
<p><em><img class="aligncenter size-medium wp-image-411" title="mataharimu" src="http://eliabintang.com/wp-content/uploads/b-300x225.jpg" alt="mataharimu" width="300" height="225" /></em></p>
<p>P.S: untuk melengkapi romantisme gak jelas kami hari itu, saya merelakan kaki saya juga dirajah dengan gambar matahari yang persis sama.</p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F05%2Fkamu-matahariku%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F05%2Fkamu-matahariku%2F" height="61" width="51" /></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eliabintang.com/2010/07/05/kamu-matahariku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>XXIV!</title>
		<link>http://eliabintang.com/2010/07/02/xxiv/</link>
		<comments>http://eliabintang.com/2010/07/02/xxiv/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 22:43:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elia bintang.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ideas & Ideals]]></category>
		<category><![CDATA[Rock & Roll Star]]></category>
		<category><![CDATA[Young Blood]]></category>
		<category><![CDATA[luapan isi kepala]]></category>
		<category><![CDATA[serius dikit ahh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eliabintang.com/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[“Some people get struck by lightning. Some are born to sit by a river. Some have an ear for music. Some are artists. Some swim the English Channel. Some know buttons. Some know Shakespeare. Some are mothers. And some people can dance.” – Benjamin Button
Semua orang berarti. Semua orang pantas dicintai. Semua orang pantas bahagia. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>“Some people get struck by lightning. Some are born to sit by a river. Some have an ear for music. Some are artists. Some swim the English Channel. Some know buttons. Some know Shakespeare. Some are mothers. And some people can dance.” </em>– Benjamin Button</p>
<p>Semua orang berarti. Semua orang pantas dicintai. Semua orang pantas bahagia. Semua orang memiliki hak yang sama. Yang membedakan kita adalah peran yang kita mainkan dalam hidup.</p>
<p>Aku adalah seniman. Mungkin kalian adalah nelayan, petani, tukang sapu jalanan, tukang potong rambut, pengusaha, pengacara, dan seterusnya. Kita semua sama. Bayangkan dunia ini tanpa kalian. Tanpa kita.</p>
<p>Sayangnya, mereka yang picik acapkali mengecilkan kita. Persetan.</p>
<p>Sesuai dengan peran yang diperuntukkan bagiku, aku akan selalu berusaha mengalirkan kata dan nada agar kalian dapat meneguk kebahagiaan. Agar kamu terhibur dalam masa-masa kesesakan. Dan tersenyum lagi.</p>
<p>Hari ini, umurku berkurang setahun, namun semangatku masih sama. Jiwaku belum renta.<a href="http://venus-to-mars.com"> </a><a href="http://venus-to-mars.com/2010/07/02/one-day-in-your-life/" target="_blank">Kamu</a> – pendar matamu dan rona bahagiamu – adalah mentari yang aku edari. Pemantik inspirasiku untuk terus maju.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-395" title="le-bridge5" src="http://eliabintang.com/wp-content/uploads/le-bridge51.jpg" alt="le-bridge5" width="437" height="640" /><em></em></p>
<p><em>Happy birthday to me!</em></p>
<p>*<em>Photo by </em><a href="http://poeticpicture.wordpress.com" target="_blank">Sa Sha</a></p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F02%2Fxxiv%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F07%2F02%2Fxxiv%2F" height="61" width="51" /></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eliabintang.com/2010/07/02/xxiv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tangan Dingin!</title>
		<link>http://eliabintang.com/2010/06/29/tangan-dingin/</link>
		<comments>http://eliabintang.com/2010/06/29/tangan-dingin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 03:26:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>elia bintang.</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ideas & Ideals]]></category>
		<category><![CDATA[luapan isi kepala]]></category>
		<category><![CDATA[obrolan santai]]></category>
		<category><![CDATA[serius dikit ahh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eliabintang.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Melihat Inggris tersingkir dari ajang Piala Dunia, saya jadi teringat akan percakapan kami – saya dan kekasih – kira-kira sebulan silam. Kala itu, di sebuah kafe di daerah Tebet, saya melontarkan pertanyaan yang kira-kira begini…
“Kenapa harus Alexander the Great atau Napoleon Bonaparte? Memangnya ga ada orang yang lebih mahir atau lebih terampil dari mereka pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melihat Inggris tersingkir dari ajang Piala Dunia, saya jadi teringat akan percakapan kami – saya dan <a href="http://venus-to-mars.com" target="_blank">kekasih</a> – kira-kira sebulan silam. Kala itu, di sebuah kafe di daerah Tebet, saya melontarkan pertanyaan yang kira-kira begini…</p>
<p>“Kenapa harus Alexander the Great atau Napoleon Bonaparte? Memangnya ga ada orang yang lebih mahir atau lebih terampil dari mereka pada zaman itu? Kenapa harus mereka yang naik, bukan orang lain?”</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-387" title="soldier" src="http://eliabintang.com/wp-content/uploads/soldier-300x206.jpg" alt="soldier" width="300" height="206" /></p>
<p>Menurut saya, para pencetak sejarah adalah mereka yang secara konsisten menggali dan menajamkan <em>X-Factor</em>, sembari bekerja keras.</p>
<p>Kebanyakan orang bekerja sangat keras dan berharap <em>luck </em>menghampiri mereka. Saya pikir, itu terbalik. Tak ada satu orang pun di dunia yang sukses karena kerja kerasnya sendiri. Banyak faktor yang berperan.</p>
<p>Malcolm Gladwell, dalam buku <em>Outliers</em>, mengatakan, “Pohon tertinggi di hutan adalah pohon yang mendapat cahaya matahari langsung, tak terhalang oleh pohon lain ketika tumbuh, dan memiliki bibit yang bagus.”</p>
<p>Jadi, orang sukses itu tak hanya memiliki bibit bagus (hal yang selama ini kita kejar: <em>skill,</em> dll). Kita gak bisa mengabaikan aspek cahaya matahari dan “pohon” lain yang menghalangi.</p>
<p>Bicara <em>X-Factor </em>atau <em>luck </em>atau tangan dingin, hanya segelintir orang yang memilikinya. Kembali ke soal Inggris, saya berharap Capello mampu membawa Inggris ke tingkat tertinggi sepak bola. Ternyata harapan saya sia-sia.</p>
<p>Capello bukan Mourinho, seorang pelatih yang tak hanya <em>history maker</em>, namun juga <em>history breaker.</em> Di dunia bola, menurut saya dan mungkin mayoritas penggila bola, Mourinho-lah yang paling bertangan dingin dan punya sentuhan emas.</p>
<p>Seperti Nelson Mandela di dunia politik.</p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F06%2F29%2Ftangan-dingin%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Feliabintang.com%2F2010%2F06%2F29%2Ftangan-dingin%2F" height="61" width="51" /></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eliabintang.com/2010/06/29/tangan-dingin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
